Peluang Kerja di Bidang Kearsipan
1. Arsiparis (PNS maupun PPPK)
Ini adalah profesi paling dikenal bagi lulusan kearsipan. Arsiparis bekerja di:
-
Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI)
-
Dinas Kearsipan Daerah
-
Kementerian dan lembaga negara
-
Pemerintah daerah (OPD)
-
Lembaga pendidikan negeri
-
Instansi pemerintahan lain
Tugas utama:
Profesi arsiparis juga memiliki jenjang karir fungsional dengan kenaikan pangkat dan kredit poin.
2. Arsiparis di Sektor Swasta
Banyak perusahaan swasta kini membutuhkan tenaga profesional untuk mengelola:
-
Arsip keuangan
-
Arsip sumber daya manusia
-
Arsip legal dan kontrak
-
Arsip produksi dan operasional
Perusahaan seperti perbankan, rumah sakit, pabrik, BUMN, kantor hukum, dan lembaga pembiayaan membutuhkan arsiparis dengan pemahaman regulasi, keamanan data, dan audit dokumentasi.
3. Digital Archivist / Electronic Records Manager
-
Pengelolaan arsip elektronik
-
Sistem manajemen dokumen (EDMS)
-
Digital forensics untuk arsip
-
Metadata, preservasi digital, dan kurasi data
-
Pengelolaan server dan database arsip
Perusahaan teknologi, startup, lembaga riset, hingga media digital membutuhkan posisi ini.
4. Records Manager / Document Controller
Banyak organisasi besar membutuhkan pengelola dokumen yang memastikan informasi tetap mudah diakses dan terlindungi.
Tugasnya meliputi:
-
Mengatur alur dokumen organisasi
-
Mengembangkan kebijakan retensi arsip
-
Mengontrol dokumen proyek
-
Memastikan kepatuhan terhadap standar ISO 15489 dan ISO 9001
Profesi ini sangat dicari terutama di sektor:
-
MIGAS
-
Konstruksi
-
Manufaktur
-
Perbankan dan keuangan
-
Industri kesehatan
5. Tenaga Digitalisasi dan Preservasi
Digitalisasi arsip menjadi kebutuhan penting bagi banyak lembaga. Lulusan kearsipan dapat bekerja sebagai:
-
Asisten digitalisasi
-
Teknisi pemindaian (scanning operator)
-
Quality control digital documents
-
Preservator arsip fisik dan digital
Posisi ini banyak dibuka di proyek-proyek:
-
Digitalisasi arsip pemerintah
-
Perpustakaan dan museum
-
Perusahaan yang sedang beralih ke sistem digital
6. Kurator Arsip (Archival Curator) di Museum atau Pusat Dokumentasi
Arsip tidak selalu berbentuk dokumen administratif. Arsip foto, video, rekaman suara, film, dan artefak digital membutuhkan tenaga ahli untuk:
-
Mengkurasi koleksi
-
Menyusun narasi sejarah
-
Merancang pameran
-
Melakukan perawatan dan preservasi
Profesi ini banyak muncul di museum, pusat dokumentasi budaya, televisi, dan lembaga sejarah.
7. Konsultan Kearsipan
Lulusan kearsipan juga bisa berkarir secara mandiri atau freelance dengan menawarkan jasa:
-
Penyusunan klasifikasi arsip
-
Penyusunan jadwal retensi arsip (JRA)
-
Penataan arsip organisasi
-
Pembuatan SOP kearsipan
-
Pengembangan SIKD (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis)
-
Audit kearsipan
Banyak instansi membutuhkan konsultan ketika hendak membenahi sistem dokumentasi mereka.
8. Pengelola Data dan Informasi
Karena memiliki kemampuan mengolah, mengorganisasi, dan menilai informasi, lulusan kearsipan dapat bekerja sebagai:
-
Data officer
-
Information management specialist
-
Document analyst
-
Information governance officer
Profesi ini semakin relevan seiring meningkatnya kesadaran tentang tata kelola data.
